Wednesday, October 7, 2026

30 Mahasiswa PPG Unpas Sukses Terbitkan Buku


BANDUNG | Sebanyak 30 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Semester 1 Universitas Pasundan (Unpas) berhasil menerbitkan sebuah buku berjudul Pengalaman Kecil Guru PKn Menerapkan Design Thinking. Buku yang terbit pada Oktober 2026 melalui Antares Media Publishing ini menjadi dokumentasi pengalaman dan refleksi para mahasiswa dalam menerapkan pendekatan design thinking pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn).

Buku tersebut ditulis secara kolaboratif oleh 30 mahasiswa PPG Unpas, yang masing-masing menuangkan pengalaman selama melaksanakan praktik pembelajaran. Beragam persoalan pembelajaran diangkat dalam buku, mulai dari rendahnya partisipasi peserta didik, kurangnya pemahaman terhadap materi, kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih menarik, hingga berbagai gangguan dalam proses belajar seperti penggunaan gawai dan permainan. Pengalaman tersebut kemudian diolah menjadi gagasan dan alternatif solusi pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual. 

Proses penyusunan buku tidak terlepas dari pembelajaran mata kuliah Design Thinking yang membekali mahasiswa dengan cara berpikir empatik, reflektif, kreatif, dan kolaboratif dalam menghadapi persoalan pembelajaran. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa belajar mengidentifikasi masalah, memahami kebutuhan peserta didik, merancang solusi, menerapkannya, serta melakukan evaluasi terhadap solusi yang telah dilakukan. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berisi pengalaman mengajar, tetapi juga menunjukkan proses refleksi calon guru dalam menemukan dan mengembangkan alternatif pembelajaran. 

Dosen pengampu mata kuliah Design Thinking, Dr. Delila Kania, S.H., SP.1., M.Pd., turut berperan penting dalam proses pembelajaran dan penyusunan buku tersebut. Dr. Delila juga dipercaya menjadi salah satu editor buku bersama Deni Kurniawan As’ari, M.Pd. Kehadiran kedua editor tersebut turut memastikan pengalaman dan refleksi para mahasiswa tersusun secara sistematis sehingga dapat menjadi dokumentasi praktik pembelajaran sekaligus bahan inspirasi bagi guru dan calon guru. Buku ini juga mendapat apresiasi melalui kata pengantar dari Dekan FKIP Unpas, Dr. Hj. Dini Riani, S.E., M.M., serta Koordinator PPG Unpas, Prof. Dr. H. Dadang Iskandar, M.Pd. 

Penerbitan buku Pengalaman Kecil Guru PKn Menerapkan Design Thinking menjadi salah satu bentuk produktivitas akademik mahasiswa PPG sekaligus upaya mendokumentasikan praktik baik pembelajaran. Melalui pengalaman yang dituliskan, para penulis menunjukkan bahwa persoalan di ruang kelas dapat menjadi titik awal untuk melakukan refleksi, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Buku ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi guru, calon guru, dan praktisi pendidikan untuk terus mengembangkan budaya reflektif dan inovatif dalam pembelajaran PKn.



Tuesday, August 18, 2026

Khoirul Muallif Ditetapkan Sebagai Juara 1 Olimpiade Pancasila PPIB Tingkat Nasional


Bandung - Olimpiade Pancasila Nasional 2026 telah melahirkan pemenang yang berhasil meraih nilai tertinggi pada babak final. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

"Persaingan pada babak final berlangsung sangat ketat. KHOIRUL MUALLIF berhasil menempati Juara 1 dan menempati posisi teratas dengan perolehan nilai tertinggi 198 dari total nilai 200. Hasil tersebut menunjukkan tingginya kemampuan dan kesiapan para peserta dalam mengikuti Olimpiade Pancasila Nasional 2026," ujar Waryanto, M.Pd., selaku Ketua Tim Juri.

Posisi Juara 2 diraih oleh MUHAMMAD FAKHRI TAUFIQ dengan nilai 197, disusul Shifa Mulia sebagai Juara 3 dengan nilai 196. Sementara itu, ZEANE LIVYA SYAHRUNISA berhasil meraih Juara Harapan 1 dengan nilai 195, dan Barri Al-Bukhori meraih Juara Harapan 2 dengan nilai 194. Selain Barri, terdapat enam peserta yang meraih nilai 194 dan ditetapkan sebagai Juara Harapan 2 yaitu MUAMAR DAFI FAHREZI,  MUHAMMAD RADITHYA GHAISAN SYAKIR, MUJI WIJIYANTO, RASHQA ANDREAN FITRAH SULAEMAN, REZA RAHMAN ABDILLAH, dan SYIFA AULIYA NURWIDDATILLAH

Ketua Umum PP PIB, Deni Kurniawan As'ari, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi pada Olimpiade Pancasila Nasional 2026. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, semangat belajar, serta kesungguhan para peserta dalam memahami Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.

“Selamat kepada para pemenang Olimpiade Pancasila Nasional 2026. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Deni.

Ia juga berharap para pemenang tidak hanya menjadikan prestasi ini sebagai sebuah pencapaian dalam kompetisi, tetapi mampu mengambil peran lebih luas sebagai generasi penerus bangsa. Para juara diharapkan dapat menjadi Duta Pancasila yang mampu memberikan contoh nyata dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Menjadi Duta Pancasila berarti turut menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghargai perbedaan, mengedepankan gotong royong, menjunjung keadilan, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi karakter dalam diri para generasi muda Indonesia.

Olimpiade Pancasila Nasional 2026 dengan demikian tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kecintaan terhadap Pancasila. Prestasi yang diraih oleh para juara diharapkan dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Monday, August 10, 2026

25 Peserta Lolos Ke Babak Final Olimpiade Pancasila PPIB 2026


PPIB -- BANDUNG | Sebanyak 25 peserta berhasil lolos Babak Penyisihan dan melaju ke Babak Final  Olimpiade Pancasila PPIB 2026 yang diselenggarakan oleh PPIB. Para peserta yang dinyatakan lolos merupakan peraih peringkat terbaik pada babak penyisihan yang dilaksanakan di Bandung pada 4 Agustus 2026.

Peserta yang menempati peringkat pertama hingga kelima adalah Muhammad Fakhri Taufiq, Kiandra Zahran Permana, Muhammad Radithya Ghaisan Syakir, Syifa Aulia Nurwidadillah, dan Irsan Iman Nugraha. Selanjutnya, peserta yang masuk dalam daftar 25 besar berasal dari berbagai daerah dan menunjukkan capaian yang membanggakan dalam kompetisi bidang Pancasila.

Selain kelima peserta tersebut, nama-nama yang berhasil masuk 25 besar antara lain Abdu Arrazzaq, Silpiya Putri, Muhammad Raihan Fitrah Dzìkrullah, Shifa Mulia, Khoirul Muallif, Rizki Maulana, Via Aulia, Muji Wijayanto, Muamar Dafi Fahrezi, Alia Agina, Devani Febianti, Muhamad Zaeni, Irma Amalia, Zeane Livya Syahrunifa, Reza Rahman Abdillah, Barri Al-Bukhori, Mushaddiq Al Farisi Harahap, M. Zaidan Saputra, Gishella Ayu Atresya, serta Rashqa Andrean Fitrah Sulaeman.

Ketua Umum PP PPIB Deni Kurniawan As'ari, M.pd., menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos. 

"Selamat dan sukses atas prestasi peserta yang menembus 25 besar terbaik. Persiapkan diri menghadapi final," ujarnya. 

Keberhasilan tersebut menurut Deni diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta mempersiapkan diri menghadapi babak selanjutnya Olimpiade Pancasila PPIB 2026. 

"Semoga para peserta dapat terus berprestasi dan memberikan yang terbaik dalam kompetisi berikutnya," pungkas Deni.

***

Copyright © PPIB